RSS

Sya’ir Cinta yang Sarat akan Makna

16 Nov

‘Abbas Ad-Daury telah mengatakan bahwa dahulu salah seorang murid dari kami menceritakan bahwa dahulu Sufyan Ats-Tsauri sering melantunkan dua buah bait sya’ir berikut :

Tiada artinya kesenangan yang haram…

bagi orang yang tulus cintanya….

sementara dosa dan keaibannya tetap kekal…

Kesudahan yang buruk tetap lestari…

maka tiada kebaikan bagi kesenangan…

yang disudahi dengan neraka….

 

Al Husain bin Muthair mengatakan:

Sayangilah dirimu yang satu, 

jangan sampai melakukan banyak hal secara sembarangan

karena sesungguhnya sesudah itu tiada seorang pun

yang mau meminjamkan dirinya kepadamu

Jangan sampai…

kamu mendekati tempat penggembalaan yang dilarang

karena sesungguhnya kenikmatan hanya sebentar,

namun penderitaannya kekal…..

Imam Ahmad bin Hanbal -rahimahullah- telah mengatakan bahwa sifat ksatria ialah meninggalkan hal yang disukai hawa nafsu karena akibatnya yang menakutkan….

Kutipan Sya’ir dari buku”Taman Orang-orang Jatuh Cinta dan Rekreasi Orang-orang Dimabuk Rindu” Ibnu Qayyim Al-Jauziyah

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada November 16, 2011 in Sya'ir

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: