RSS

Kisah Orang Yang Mengejek Siwak

14 Des

Asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab Al-Wushobiy hafidzahullah berkata:

“Telah disebutkan oleh Ibnu Katsir rahimahullah didalam Al-Bidayah wan Nihayah tentang kejadian-kejadian pada tahun 665, beliau rahimahullah berkata :

Asy-Syaikh Qathbuddin Al-Yunani berkata:
“Telah sampai kepada kami bahwasanya seorang laki-laki yang dipanggil dengan Abu Salamah dari daerah Bushra,
dia suka bercanda dan berbicara tanpa dipikirkan terlebih dahulu.
Disebutkan disisinya tentang siwak dan keutamaannya,
maka dia berkata: “Demi Allah, aku tidak akan bersiwak kecuali di dubur, kemudian dia mengambil sebatang siwak dan memasukkannya keduburnya kemudian dikeluarkan kembali.”

Setelah melakukan perbuatan tersebut, ia tinggal selama sembilan bulan dalam keadaan mengeluh sakit perut dan dubur.

Lalu ia melahirkan anak seperti tikus yang pendek dan besar,
memiliki empat kaki,
kepalanya seperti kepala ikan,
memiliki empat taring yang menonjol,
panjang ekornya satu jengkal empat jari
dan duburnya seperti dubur kelinci.

Ketika lelaki itu melahirkannya,
hewan tersebut menjerit tiga kali,
maka bangkitlah putrinya laki-laki tadi dan memecahkan kepalanya sehingga matilah hewan tersebut.

Laki-laki itu hidup setelah melahirkan selama dua hari,
dan meninggal pada hari yang ketiga.

Dan ia sebelum meninggal berkata
“Hewan itu telah membunuhku dan merobek-robek ususku.”

Sungguh kejadian tersebut telah disaksikan oleh sekelompok penduduk daerah tersebut dan para khotib tempat tersebut.
diantara mereka ada yang menyaksikan hewan itu ketika masih hidup dan ada pula yang menyaksikan ketika hewan itu sudah mati.”
(Al-Qaulul Mufid, hal. 106-107).

Semoga dengan kisah tersebut menjadikan kita sebagai orang-orang yang mudah dan menerima As-Sunnah dan menjauhkan kita dari sifat meremehkan dan menentang As-Sunnah.

Sungguh Allah telah memberikan peringatan bagi kita:

فَلْيَحْذَرِ الَّذِينَ يُخَالِفُونَ عَنْ أَمْرِهِ أَنْ تُصِيبَهُمْ فِتْنَةٌ أَوْ يُصِيبَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ (63)

“…..maka hendaklah orang-orang yang menyelisihi ajaran Rasul takut ditimpa fitnah atau ditimpa azab yang pedih.” (An-Nuur: 63).

Dikutip dari Darussalaf.or.id offline
Penulis: Abul Abbas Khadhir As-Seramy,
judul: SIWAK

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Desember 14, 2011 in Fakta-fakta

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: