RSS

Sendu………..

25 Agu

Tiada papan untuk mengadu…selain kepada-Mu
Tertatih, merintih, dan pedih adalah hal yang fasih

Seakan bumi bergejolak hingga pada akhirnya ku mengembangkan asa
Seakan tak ada daya dan upaya selain kodrat manusia biasa

Tapi untuk apa tangis yang tragis jika tak ada garis
Tak ada kata putus asa untuk hal yang kekal selamanya

Ini sya’irku….
Sya’ir manusia biasa……

Kota penuh perjuangan, 25 Agustus 2012

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Agustus 25, 2012 in Sya'ir

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: